Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

6/01/2009

PETANI JERUK SIAM (Citrus nobilis)

Jeruk Bali yang buahnya besar-besar, Jeruk Garut yang terkenal enak rasanya dan Jeruk Purut untuk bahan pelengkap keperluan dapur. Yang akan kita ceritakan di sini adalah Jeruk jepis nobilis, yaitu Jeruk Siam yang dalam bahasa Latin disebut Citrus nobilis. Jeruk Siam tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun di daerah pegunungan sampai pada ketinggran 700 meter di atas perrnukaan laut.Kalau ditanam di daerah yang kering hasilnya kurang memuaskan dan rasa buahnya terasa asam. Kita dapat meningkatkan mutu buahnya dengan cara menjarangkan atau mengurangi buahnya. Tidak dibiarkan terlalu lebat buahnya. Bentuk buahnya lebih kecil dari Jeruk Keprok, bentuk buahnya bulat. Daunnya kecil-kecil, runcing dan bunganya kecil pula bentuknya.
Penanaman pohon Jeruk Siam dilakukan dengan br.ii, cangkok, stek atau dengan cara okulasi. Cara menanam dengan cangkok atau dengan cara okulasi lebih mudah mengerjakannya, oleh sebab itu sering dilakukan orang. Penanaman baru sebaiknya jangan langsung, tetapi ditanam di persemaian terlebih dahulu untuk beberapa bulan, kemudian baru dipindahkan ke tempat
yang telah ditentukan. Jarak tanam yang baik adalah 5 meter.
Dibuatkan lubang-lubang yang diberi pupuk kandang sebanyak lebih
kurang 2 kaleng minyak tanah.
Pohon Jeruk Siam mulai berbuah setelah berumur 5 sampai 6 tahun.
Selanjutnya akan berbuah pada bulan-bulan September sampai bulan
Febru &n, dan akan berbuah beberapa kali dalam setahun. Agar mutu buahnya dapat ditingkatkan, cabang-cabang pohonnya yang terlalu banyak harus diangkas secara berangsur-angsur. Sehingga pertumbuhan buah mendapatkan
ruangan yang lebih luas untuk berkembang. Buah akan dalrat berkembang
menjadi besar. Ranting-ranting kecil yang tidak beraturan tumbuhnya, juga harus dibersihkan. Pemangkasan jangan dilakukan terlalu banYak dalam sekali
pangkas. Ini gunanya untuk tetap menjaga agar Pertumbuhan Pohon
tidak terganggu. Seperti telah disebutkan di atas dalam tulisan ini, Penanaman Jeruk Siam sebaiknya memang dengan cara okulasi atau cangkokannya. Kedua cara itu sama bagusnya. Baik cangkokan maupun okulasinya sama berakar
dalam. Duaduanya akan sama-sama menghasilkan buah yang lebat,
asal ditanam di tanah yang tidak berlapiskan padas. Jarak menanamnya perlu diperhatikan benar. Pohonnya harus dapat leluasa ditiup angin, agar lekas dapat kering kembali setelah ditimpa hujan. Di samping itu, tajuk pohonnya bulat lebar
ketika sudah dewasa. Jeruk Siam dapat juga ditanam bersama-sama dengan tanaman lain yang tidak mengganggu, soperti Nanas atau Papaya. Penanaman kombinasi secara ini memang dapat berhasil baik di daerah yang basah, karena tidak akan kekurangan air. Tetapi di daerah yang kering biasanya hanya dikombinasikan dengan tanaman Singkong. Jeruk Siam banyak ditanam orang di
Sumatera dan Jawa Barat.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Bisnis Tambahan

Bisnis Tambahan
Kantor Kedua